Senin, 21 April 2014

ff exo last hope



LAST HOPE
Episode 1
Genre : romance, sad,
Main cast : hyarie, oh sehun, baekhyun, luhan ,yhuna, tifanny
Other cast : all member exo

Hyarie POV.
Sinar matahari yang kini mulai menembus jendela-jendela sekolah, aku masih memainkan pensil yang ada di tanganku dengan memutarnya ke arah lain, menunggu sesuatu yang sangat aku harapkan, melihat pintu yang mungkin akan muncul seseorang. tebakkan ku benar, seseorang kini melewati pintu itu.
“hyarie, hyarie” ucap temanku yang kini menghampiriku dengan semangat yang mengebu-ngebu dengan selembar kertas di tangannya..
“mwo? Yhuna, kenapa kamu semangat berlari-lari di siang hari ini ?” ucapku yang melihat dia sesak napas gara-gara menghampiriku.
“anio, hyenie. Jangan bercanda, looked apa yang ku bawa untukmu!” ucapnya sambil melihatkan ku kertas yang ditangannya.
“hmm, Cuma ini!” ucapku yang mulai malas melihat kertasnya.
“ayo baca, pasti kau senang” aku mulai membacanya.
“siapa nama presiden amerika? Sby jawabannya salah, apa nama kota yang terkena banjir setiap tahun? Pekanbaru jawabannya salah, nilai 60” ucapku yang membuatku ingin tertawa.
“kyaaa !!!, aku salah bawa kertas, ini kertas yang sebenarnya” aku masih saja tertawa dengan nilai hasil ulangannya meskipun dia sudah mengeluarkan kertas yang seharusnya dia perlihatkannya denganku.
“mianhae,,, jebal berhentilah tertawa kamu membuatku kesal” aku berhenti tertawa karena melihat dia mulai kesal tapi tetap saja membuatku ingin tertawa kembali. Saat aku melihat kertas yang dia pegang tiba-tiba jantungku berdetak lebih cepat seakan terbang ke angkasa, aku sangat merasa senang, kata-kata yang ada di kertas putih itulah yang sangat ku harapkan.
“tidak lama lagi kita akan ke korea hyerie, kita melanjutkan kuliah di sana, menyenangkan bukan, mulai nanti malam kamu harus membereskan semua perlengkapan yang akan kamu bawa, karena besook pagi kita harus berangkat kek korea, jadi persiapkan dirimu yah” ucapnya yang mulai bersemangat.
Aku masih merasa bahwa ini mimpi, siapapun tolong bangunkan aku dari mimpi ini. PLAKKKKK.... sebuah tamparan mendarat di pipiku yang sangat terasa sakit, aku mengelus-gelus pipiku yang memerah. Ternyata semua nyata dan itu bukan mimpi.
Lonceng pun berbunyi, aku bergegas pulang ke rumah dan membereskan semua perlengkapan ku untuk besok.
“aku pulang” aku membuka pintu dan melepaskan sepatuku lalu berlari menuju kamarku. Aku mencari-cari koperku tapi tidak ku temukan, ternyata koperku ada di bawah kasurku, aku membuka lemari dan memasukkan  pakaianku ke dalam koper, melihat aku yang super sibuk di dalam kamar, ibuku keheranan melihatku dan menanyakan kenapa aku membongkar semua lemariku dan memasukkannya kedalam koper. Akhirnya kau mengatakan kepada ibuku bahwa aku mendapatkan sebuah beasiswa ke korea selatan , ibuku merasa senang dan membantuku untuk mempersiapkan sebuah perlengkapanku. Setelah selesai, aku menghempaskan tubuhku di kasurku untuk terakhir kalinya, hari sudah larut malam, sebaiknya aku tidur untuk besok berangkat.
Keesokan harinya, aku sudah tiba di bandara seokarno hatta menunggu yhuna datang kemari, kebiasaan buruk yhuna adalah dia sering datang terlambat membuatku bosan saja, dan satu hal lagi dia selalu memanggilku Hyenie katanya dia agak susah memanggil nama hyarie.
“hyenie”ucapnya yang membawa sebuah koper yang sangat besar.
“yhuna, kau selalu saja terlambat, oh iya mana tiket ku, entar aku gak bisa pergi ke korea” ucapku. Lalu dia mengambil tasnya dan mengeluarkan tiket untukku.
“gomawoyo, yhuna kayaknya aku mau ke toilet bentar, kamu tunggu disini bentar yah” ucapku yang kini meninggalkan dia dan pergi ketoilet.
Setelah selesai ketoilet aku bergegas karena takut di tinggalkan oleh yhuna, saat perjalanan ke tempat yhuna, aku tidak sengaja menabrak seseorang dan membuat tiketku jatuh begitupun dengan orang yang ku tabrak.
“miahaeyo, aku tidak sengaja” ucapku yang menundukkan kepalaku lalu mengambil ticket yang terjatuh dan pergi dengan cepat meninggalkan orang itu
Dugaan ku benar yhuna meninggalkanku dan telah masuk ke dalam pesawat, sungguh menyebalkan, aku memasuki pesawat dan memberikan tiketku ke salah satu pramugari lalu pramugari itu menunjukkan tempat dudukku. Perasaanku agak aneh karena kenapa aku tidak menemukan yhuna dari tadi yah, kayaknya gak usah dipikirin yang penting tiket tadikan tiket yang diberikan yhuna untuk ke korea. Tiba-tiba aku mengigat sesuatu kejadian yang baru ku alami, mungkinkah tiketku tertukar, bagaimana ini mungkin saja pesawat ini membawaku ke tempat lain dan bukan ke korea. Melihat penumpang yang duduk di sebalahku lalu aku mencoba menanyakan sesuatu kepadanya.
“hai, bolehkah aku bertanya sesatu padamu!, pesawat ini turunnya di mana yah ?” ucapku. Aku melihat seserang di bangku dengan gaya yang cuek banget.
“korea” ucapnya dengan singkat, walaupun aku gak suka dengan gayanya tapi dia sudah membuatku lega dengan jawabannya.
Setelah ku perhatikan orang di sebelahku ini seperti pernah kulihat sebelumnya. Aku terkejut setelah aku  mengigat bahwa aku pernah melihatnya, ternyata dia OH sehun.
“anu, kamu oH sehun dari boyband exo itu yah” ucapku yang agak sedikit keras, lalu dia menutup mulutku.
“hey,nona bisakah kamu pelankan suaramu itu, kau ingin membuat pesawat ini rusak gara-gara kau menyebut namaku di tempat ini !” ucapnya, aku sangat bodoh kenapa aku harus mengatakan ini, untung saja di menutup mulutku, jika ada orang yang mendegarnya bisa-bisa semua orang berkerumun di tempat kami, tapi kenapa dia bisa masuk ke pesawat ini seharusnya seorang idola mempunyai pesawat khusus untuk Boybandnya.
“baiklah, tolong lepaskan tanganmu itu” ucapku lalu di melepaskan tangannya.
“kenpa kamu bisa di pesawat ini?” ucapku keheranan.
“seharusnya aku yang bertanya denganmu, kenapa kamu bisa duduk di tempat baekhyun ah” ucapnya yang marah denganku.
“itu..... mungkin tiket kami tertukar karena aku tadi menabrak seseorang  mungkin saja itu baekhyun ah” ucapku. Ternyata jawabanku tdak di hiraukannya, di malah udah tidur, melihat wajahnya yang polos saat tidur terasa sangat lucu. Tiba-tiba pesawat bergoncang dan membuat kepala sehun tertidur di pundakku, aku ingin menyingkirkannya tapi melihat dia tidur sangat pulas, aku tidak tega dan membiarkan dia tidur di pundakku. Perjalanan ke korea sangat lama hingga membuatku tidur.
Karena terlalu  lelap tidur, akhirnya aku telah sampai di korea ternyata oh sehun udah bangun duluan dariku,  aku membuka mataku, yak... aku tertidur di  bahunya sehun, kenapa di mau melakukan itu terhadapku.
“kamu udah bangun ya.. dari tadi kita bertemu, kamu belum menyebutkan namamu?”
“hyarie imnida” ucapku
“hyarie, sampai jumpa” ucapnya yang keluar dari pesawat, aku tak menyangka bahwa oh sehun yang dingin dan cuek bisa sebaik itu. Aku pergi keluar dari pesawat dan bertemu dengan yhuna.

TBC
comment ya ,, ni ff asli buatan min tolong jangan copas, copy or plagiat .. ok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar