LAST
HOPE
Episode
1
Genre
: romance, sad,
Main
cast : hyarie, oh sehun, baekhyun, luhan ,yhuna, tifanny
Other
cast : all member exo
Hyarie
POV.
Sinar matahari yang kini
mulai menembus jendela-jendela sekolah, aku masih memainkan pensil yang ada di tanganku
dengan memutarnya ke arah lain, menunggu sesuatu yang sangat aku harapkan,
melihat pintu yang mungkin akan muncul seseorang. tebakkan ku benar, seseorang
kini melewati pintu itu.
“hyarie, hyarie” ucap
temanku yang kini menghampiriku dengan semangat yang mengebu-ngebu dengan
selembar kertas di tangannya..
“mwo? Yhuna, kenapa kamu
semangat berlari-lari di siang hari ini ?” ucapku yang melihat dia sesak napas
gara-gara menghampiriku.
“anio, hyenie. Jangan
bercanda, looked apa yang ku bawa untukmu!” ucapnya sambil melihatkan ku kertas
yang ditangannya.
“hmm, Cuma ini!” ucapku yang
mulai malas melihat kertasnya.
“ayo baca, pasti kau senang”
aku mulai membacanya.
“siapa nama presiden
amerika? Sby jawabannya salah, apa nama kota yang terkena banjir setiap tahun?
Pekanbaru jawabannya salah, nilai 60” ucapku yang membuatku ingin tertawa.
“kyaaa !!!, aku salah bawa
kertas, ini kertas yang sebenarnya” aku masih saja tertawa dengan nilai hasil
ulangannya meskipun dia sudah mengeluarkan kertas yang seharusnya dia
perlihatkannya denganku.
“mianhae,,, jebal
berhentilah tertawa kamu membuatku kesal” aku berhenti tertawa karena melihat
dia mulai kesal tapi tetap saja membuatku ingin tertawa kembali. Saat aku
melihat kertas yang dia pegang tiba-tiba jantungku berdetak lebih cepat seakan
terbang ke angkasa, aku sangat merasa senang, kata-kata yang ada di kertas
putih itulah yang sangat ku harapkan.
“tidak lama lagi kita akan
ke korea hyerie, kita melanjutkan kuliah di sana, menyenangkan bukan, mulai
nanti malam kamu harus membereskan semua perlengkapan yang akan kamu bawa,
karena besook pagi kita harus berangkat kek korea, jadi persiapkan dirimu yah”
ucapnya yang mulai bersemangat.
Aku masih merasa bahwa ini
mimpi, siapapun tolong bangunkan aku dari mimpi ini. PLAKKKKK.... sebuah
tamparan mendarat di pipiku yang sangat terasa sakit, aku mengelus-gelus pipiku
yang memerah. Ternyata semua nyata dan itu bukan mimpi.
Lonceng pun berbunyi, aku
bergegas pulang ke rumah dan membereskan semua perlengkapan ku untuk besok.
“aku pulang” aku membuka
pintu dan melepaskan sepatuku lalu berlari menuju kamarku. Aku mencari-cari
koperku tapi tidak ku temukan, ternyata koperku ada di bawah kasurku, aku
membuka lemari dan memasukkan pakaianku
ke dalam koper, melihat aku yang super sibuk di dalam kamar, ibuku keheranan
melihatku dan menanyakan kenapa aku membongkar semua lemariku dan memasukkannya
kedalam koper. Akhirnya kau mengatakan kepada ibuku bahwa aku mendapatkan
sebuah beasiswa ke korea selatan , ibuku merasa senang dan membantuku untuk
mempersiapkan sebuah perlengkapanku. Setelah selesai, aku menghempaskan tubuhku
di kasurku untuk terakhir kalinya, hari sudah larut malam, sebaiknya aku tidur
untuk besok berangkat.
Keesokan harinya, aku sudah
tiba di bandara seokarno hatta menunggu yhuna datang kemari, kebiasaan buruk
yhuna adalah dia sering datang terlambat membuatku bosan saja, dan satu hal
lagi dia selalu memanggilku Hyenie katanya dia agak susah memanggil nama
hyarie.
“hyenie”ucapnya yang membawa
sebuah koper yang sangat besar.
“yhuna, kau selalu saja
terlambat, oh iya mana tiket ku, entar aku gak bisa pergi ke korea” ucapku.
Lalu dia mengambil tasnya dan mengeluarkan tiket untukku.
“gomawoyo, yhuna kayaknya
aku mau ke toilet bentar, kamu tunggu disini bentar yah” ucapku yang kini meninggalkan
dia dan pergi ketoilet.
Setelah selesai ketoilet aku
bergegas karena takut di tinggalkan oleh yhuna, saat perjalanan ke tempat
yhuna, aku tidak sengaja menabrak seseorang dan membuat tiketku jatuh begitupun
dengan orang yang ku tabrak.
“miahaeyo, aku tidak
sengaja” ucapku yang menundukkan kepalaku lalu mengambil ticket yang terjatuh
dan pergi dengan cepat meninggalkan orang itu
Dugaan ku benar yhuna
meninggalkanku dan telah masuk ke dalam pesawat, sungguh menyebalkan, aku
memasuki pesawat dan memberikan tiketku ke salah satu pramugari lalu pramugari
itu menunjukkan tempat dudukku. Perasaanku agak aneh karena kenapa aku tidak
menemukan yhuna dari tadi yah, kayaknya gak usah dipikirin yang penting tiket
tadikan tiket yang diberikan yhuna untuk ke korea. Tiba-tiba aku mengigat
sesuatu kejadian yang baru ku alami, mungkinkah tiketku tertukar, bagaimana ini
mungkin saja pesawat ini membawaku ke tempat lain dan bukan ke korea. Melihat
penumpang yang duduk di sebalahku lalu aku mencoba menanyakan sesuatu kepadanya.
“hai, bolehkah aku bertanya
sesatu padamu!, pesawat ini turunnya di mana yah ?” ucapku. Aku melihat
seserang di bangku dengan gaya yang cuek banget.
“korea” ucapnya dengan
singkat, walaupun aku gak suka dengan gayanya tapi dia sudah membuatku lega
dengan jawabannya.
Setelah ku perhatikan orang
di sebelahku ini seperti pernah kulihat sebelumnya. Aku terkejut setelah
aku mengigat bahwa aku pernah
melihatnya, ternyata dia OH sehun.
“anu, kamu oH sehun dari
boyband exo itu yah” ucapku yang agak sedikit keras, lalu dia menutup mulutku.
“hey,nona bisakah kamu
pelankan suaramu itu, kau ingin membuat pesawat ini rusak gara-gara kau
menyebut namaku di tempat ini !” ucapnya, aku sangat bodoh kenapa aku harus
mengatakan ini, untung saja di menutup mulutku, jika ada orang yang mendegarnya
bisa-bisa semua orang berkerumun di tempat kami, tapi kenapa dia bisa masuk ke
pesawat ini seharusnya seorang idola mempunyai pesawat khusus untuk Boybandnya.
“baiklah, tolong lepaskan
tanganmu itu” ucapku lalu di melepaskan tangannya.
“kenpa kamu bisa di pesawat
ini?” ucapku keheranan.
“seharusnya aku yang
bertanya denganmu, kenapa kamu bisa duduk di tempat baekhyun ah” ucapnya yang
marah denganku.
“itu..... mungkin tiket kami
tertukar karena aku tadi menabrak seseorang
mungkin saja itu baekhyun ah” ucapku. Ternyata jawabanku tdak di
hiraukannya, di malah udah tidur, melihat wajahnya yang polos saat tidur terasa
sangat lucu. Tiba-tiba pesawat bergoncang dan membuat kepala sehun tertidur di
pundakku, aku ingin menyingkirkannya tapi melihat dia tidur sangat pulas, aku
tidak tega dan membiarkan dia tidur di pundakku. Perjalanan ke korea sangat
lama hingga membuatku tidur.
Karena terlalu lelap tidur, akhirnya aku telah sampai di
korea ternyata oh sehun udah bangun duluan dariku, aku membuka mataku, yak... aku tertidur
di bahunya sehun, kenapa di mau
melakukan itu terhadapku.
“kamu udah bangun ya.. dari
tadi kita bertemu, kamu belum menyebutkan namamu?”
“hyarie imnida” ucapku
“hyarie, sampai jumpa”
ucapnya yang keluar dari pesawat, aku tak menyangka bahwa oh sehun yang dingin
dan cuek bisa sebaik itu. Aku pergi keluar dari pesawat dan bertemu dengan
yhuna.
TBC
comment ya ,, ni ff asli buatan min tolong jangan copas, copy or plagiat .. ok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar